3 Faktor Pendukung Kebangkitan Properti Bali di 2021
Diposting pada 10 March 2021
Rumahbali.id
Rumahbali.id, Bali – Sebagai kawasan yang selalu memiliki nilai lebih di mata dunia, Bali telah menjadi tempat prospektif yang sangat layak untuk diinvestasikan. Sayangnya, karena pandemi virus corona yang mempengaruhi segala bidang termasuk sektor properti dan pariwisata, menjadikan kawasan Bali mengalami penurunan karena pertumbuhan ekonomi yang sempat terhambat.
Kabar baiknya, angin segar dunia properti di tahun 2021 dan penemuan vaksin virus corona, menyebabkan adanya potensi kebangkitan sektor properti yang berdampak juga pada kawasan Bali yang bernilai tinggi. Selain itu, dikutip dari portal media antaranews, berbagai faktor pendukung juga bisa turut membangkitkan properti di Bali, seperti:
- Pemulihan Kegiatan dengan Protokol Kesehatan
Pemerintah telah menganjurkan sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti oleh setiap penyedia layanan jasa atau barang yang buka di tengah pandemi virus corona. Dengan begitu, kegiatan bisnis, hiburan, dan pekerjaan yang harus dilakukan masyarakat kini tetap bisa berjalan asalkan sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang harus ditaati. Secara langsung, pemulihan kegiatan ini juga turut berdampak pada sektor properti sebagaimana mulai meningkatnya bisnis perhotelan dan penjualan unit properti.
- Pemulihan Pariwisata Domestik
Terkenal akan nilai pariwisatanya yang tinggi menjadikan Bali dapat menjadi kawasan yang pulih dengan meningkatnya wisatawan yang hadir dari kawasan domestik. Pandemi yang secara tidak langsung telah menghambat sejumlah pariwisata ke luar negeri, telah menjadikan Bali sebagai objek wisata yang pas untuk dijadikan tempat liburan yang aman dan terjangkau bagi warga Indonesia.
- Pemulihan Negara Mitra Dagang Ekspor Bali
Sejumlah negara yang telah berhasil memangkas penyebaran virus corona ternyata juga berdampak pada kebangkitan sektor properti yang ada di Bali. Kegiatan dagang ekspor yang kembali bisa dijalankan, turut mendukung pemulihan bidang ekonomi yang ada di Bali melalui keuntungan yang bisa dihasilkan.
Dapat disimpulkan bahwa kawasan Bali tetap menjadi kawasan prospektif bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi atau membeli tempat tinggal baru di kota yang bernilai tinggi ini. Melihat berbagai faktor pendukung tersebut, 2021 dapat menjadi waktu pemulihan yang bisa dijadikan sebagai kesempatan emas untuk Anda memilah mana properti di Bali yang dapat dibeli. Di masa yang akan datang, terlebih saat pandemi virus corona telah berakhir, properti yang Anda beli pasti bisa memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dan Anda bisa mengambil keuntungan berkali-lipat yang sangat menjanjikan. (JES)